BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Henry Guntur Tarigan (1986: 15) menyatakan bahwa menulis dapat diartikan sebagai kegiatan menuangkan ide/gagasan dengan menggunakan bahasa tulis sebagai media penyampai.Menulis merupakan kegiatan yang sudah ada sejak zaman dahulu. Tulisan atau aksara pertama kali muncul sekitar 5000 tahun yang lalu (wikipedia ). Dahulu manusia menulis dengan memanfaatkan dinding goa atau tembok sebagai media untuk menulis, dan menggunakan simbol-simbol sebagai aksaranya. Selain menulis pada tembok, manusia juga menggunakan gulungan kulit rotan dan batu sebagai media untuk menulis. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya prasasti-prasasti zaman dahulu di indonesia.
Seiring berjalannya waktu, manusia mulai mengalami perkembangan dan dapat menciptakan sarana untuk menulis. Mereka mulai mengenal huruf alphabet dan menciptakan kertas dan pena untuk menulis. Setelah itu manusia mulai menciptakan mesin ketik, dan hingga saat ini manusia sudah menggunakan laptop atau komputer untuk membuat karya tulis. Selain itu, mulai bermunculan tempat-tempat percetakan untuk mencetak tulisan-tulisan menjadi buku atau majalah.
Di era modern saat ini, sudah banyak ditemukan media-media yang menyajikan berita terkini dan dapat diakses dengan mudah. Media – media tersebut dapat menggeser popularitas koran atau majalah karena dapat diakses dengan mudah dan gratis menggunakan internet. Selain itu, kini orang-orang dapat dengan mudah membaca novel atau buku yang mereka sukai melalu internet dalam bentuk buku elektronik dan dapat dibeli di playstore dalam android.
Selain buku elektronik, saat ini sudah ada aplikasi yang memungkinkan penggunanya untuk membaca karya tulis yang diciptakan oleh penggunanya. Aplikasi ini bernama Wattpad yang juga dapat diakses melalui web di Personal Computer.
Wattpad adalah layanan situs web dan aplikasi pintar asal Toronto, Kanada yang memungkinkan penggunanya untuk membaca ataupun mengirimkan karya dalam bentuk artikel, cerita pendek, novel, puisi atau sejenisnya. Wattpad diluncurkan pada tahun 2006 oleh Allen Lau dan Ivan Yuen (Wikipedia). Pengguna aplikasi ini berasal dari berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Britania Raya, dan juga Indonesia.
Terdapat berbagai genre cerita yang dapat dibaca dalam aplikasi ini, antara lain teenlit, chiclit, horor, dan misteri. Orang bebas membuat akun wattpad tanpa dipungut biaya alias gratis. Mereka dapat mempublish karya tulis mereka dan bagi pembaca dapat membaca semua karya dengan gratis pula. Sudah banyak cerita yang berasal dari wattpad lalu dijadikan novel bahkan banyak yang di angkat menjadi film . Misalnya karya erisca febriani yang berjudul dear nathan dan juga Christa Bella dengan karyanya yang berjudul Revan dan Reina.
Wattpad dapat dijadikan sarana untuk menyalurkan kreativitas menulis para remaja yang sudah mulai luntur karena terdapat banyak hal yang lebih menyenangkan daripada menulis, seperti bermain game online. Dengan menggunakan wattpad ini, seseorang dapat menulis cerita atau artikel yang mereka suka dan juga mendapatkan tanggapan dari pembaca. Respon yang diberikan oleh pembaca dapat memberikan semangat tersendiri untuk Author dalam melanjutkan cerita yang ia buat.
Oleh karena itu, saya membuat sebuah karya tulis mengenai “Pengaruh Wattpad Terhadap Minat Menulis Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Purworejo”.
B. IDENTIFIKASI MASALAH :
a. Pemanfaatan perkembangan teknologi yang belum dimaksimalkan penggunaannya
b. Lunturnya minat untuk menulis dikalangan remaja saat ini.
c. Pemanfaatan aplikasi wattpad dalam upaya peningkatan minat menulis remaja
C. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang permasalahan tersebut, dapat dirumuskan masalah penelitian sebagai berikut :
a. Bagaimana kertertarikan siswa kelas XI SMA Negeri 1 Purworejo terhadap penggunaan aplikasi Wattpad?
b. Bagaimana pengaruh aplikasi Wattpad terhadap minat menulis SMA Negeri 1 Purworejo?
c. Apa yang menyebabkan lunturnya minat menulis siswa kelas XI SMA Negeri 1 Purworejo?
D. TUJUAN PENELITIAN
a. Untuk mengetahui kertertarikan siswa kelas XI SMA Negeri 1 Purworejo terhadap aplikasi wattpad
b. Untuk megetahui pengaruh aplikasi Wattpad terhadap minat menulis siswa kelas XI SMA Negeri 1 Purworejo untuk mengetahui penyebab lunturnya minat menulis di kalangan siswa kelas XI SMA Negeri 1 Purworejo
E. MANFAAT PENELITIAN
Adapun manfaat penelitian adalah sebagai berikut,
1. Bagi pembaca :
a. Manfaat Teoritis
1) Menambah pengetahuan pembaca mengenai hal yang dapat mempengaruhi minat menulis
2) Menambah pengetahuan pembaca mengenai perkembangan teknologi
3) Membuat pembaca semakin sadar untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi yang ada
b) Manfaat Praktis
1) Membantu meningkatkan minat menulis untuk pembaca
2) Membantu menyadarkan pembaca agar lebih memaksimalkan perkembangan teknologi
2. Bagi penulis
a. Manfaat Teoritis
1) Menambah pengetahuan mengenai pengaruh sebuah aplikasi yang dinamakan Wattpad terhadap peningkatan minat menulis penggunanya
2) Mendorong penulis untuk berpikir kritis
b. Manfaat Praktis
1) Membuat penulis semakin memaksimalkan kemajuan teknologi
F. SISTEMATIKA PENULISAN
Pedoman karya tulis ilmiah ini ditulis secara sistematis dan terperinci, dengan sistematika penyajian sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN
Pada bab ini berisi latar belakang masalah, identifikasi masalah, rumusan masalah, tujuan penulisan, manfaat penelitian , dan sistematika penyajian
BAB II LANDASAN TEORI
Pada bab ini berisi tentang kerangka teori, kerangka berpikir, serta hipotesis.
BAB III METODE PENELITIAN
Pada bab ini berisi tentaang setting penelitian, populasi dan sampel penelitian, teknik pengumpulan data, instrumen dan variabel penelitan, dan teknik analisis data.
BAB IV
Pada bab ini berisi tentang deskripsi data , hasil penelitian, dan pembahasan.
BAB V
Pada bab ini berisi tentang simpulan dan saran
BAB II
LANDASAN TEORI
A. KERANGKA TEORI
1. Tulisan
a. Pengertian
Menurut Djago Tarigan dalam Elina Syarif, Zulkarnaini, Sumarno (2009: 5) menulis berarti mengekpresikan secara tertulis gagasan, ide, pendapat, atau pikiran dan perasaan. Lado dalam Elina Syarif, Zulkarnaini, Sumarno (2009: 5) juga mengungkapkan pendapatnya mengenai menulis yaitu: meletakkan simbol grafis yang mewakili bahasa yang dimengerti orang lain.
b. Sejarah tulisan mencatat perkembangan bahasa ekspresi dengan huruf atau tanda - tanda lainnya. Sejarah mencatat bahwa bahasa telah berkembang secara berbeda pada tiap peradaban manusia. Awal mula tulisan diketahui pada masa proto dengan sistem ideografik dan simbol mnemonik. Penemuan tulisan ditemukan pada dua tempat yang berbeda: Mesopotamia (khususnya Sumer kuno) sekitar 3200 SM dan Mesoamerika sekitar 600 SM. Dua belas naskah kuno Mesoamerika diketahui berasal dari Zapotec, Meksiko. Sementara itu, tempat berkembangnya tulisan masih menjadi perdebatan antara di Mesir yaitu sekitar 3200 SM atau di China pada 1300 SM. (Wikipedia)
Penemuan lambang-lambang oral (huruf)yang bentuk akhirnya berupa tulisan, adalah suatu prestasi intelektual yang dicapai manusia dalam peradaban masyarakat klasik. Peralihan sistem komunikasi manusia dari tradisi oral ke tradisi menulis, sangat mempengaruhi percepatan perkembangan budaya dan perluasan informasi antar masyarakat dan antar generasi secara lebih otentik dan efektif. Akibat dari semua itu, tentunya --secara tidak langsung--, akan merubah tatanan budaya-budaya lainnya ke bentuk yang lebih baik dari masa-masa sebelumnya. Dengan demikian penemuan budaya tulisan dalam sistem budaya suatu masyarakat, tidak hanya akan menawarkan peningkatan dalam lapangan komunikasi saja, akan tetapi lebih jauh akan mempengaruhi aspek-aspek budaya manusia itu secara keseluruhan. Hal-hal yang kita sebutkan terbukti dari beberapa kerajaan besar pada zaman purba --seperti Mesir, Sumeria, Babylonia, Niniveh, China dan lain-lain-- yang telah memperoleh kemajuan yang pesat di bidang peradaban dalam masa 10.000 tahun semenjak mereka menemukan tulisan. Kemajuan tersebut ternyata lebih besar dari apa yang dicapai selama Zaman Batu yang berlangsung lebih kurang 2 juta tahun (Santoso,tt:19-20).
Proses Pertumbuhan Tulisan
a. Tulisan Gambar.
Perlambangan dengan gambar. Kemudian mengalami keterbatasan-keterbatasan. Oleh karena penggambaran itu hanya akan dapat dilakukan terhadap pengucapan-pengucapan yang berwujud kata benda atau mungkin kata kerja. Sedangkan untuk pengucapan yang bersifat abstrak, seperti kata sifat atau keadaan, tentu penggambarannya akan sulit dilakukan.
Tulisan gambar, di samping memiliki keterbatasan, juga sangat rumit. Karena sudah barang tentu untuk satu baris tulisan (satu kalimat) saja mungkin akan terdiri dari berpuluh-puluh jejeran gambar. Ini mengakibatkan tulisan itu sulit untuk dipahami serta penulisannya memakan tempat yang luas, di samping itu tidak semua orang yang bisa menggambar. Namun demikian, tulisan gambar setidaknya adalah proses pertama dari timbulnya tulisan pada masyarakat kuno, seperti Mesir, Sumeria, China dan lain-lain, yang dianggap telah melahirkan bermacam-macam jenis tulisan yang ada di dunia hingga saat ini.
b. Tulisan Rumus
Perkembangan selanjutnya dari tulisan gambar ialah tulisan rumus (Zainuddin,1974:295). Upaya pertama yang dilakukan adalah penggambaran terhadap pengucapan yang abstrak, seperti kata sifat dan keadaan, yaitu dengan cara menggabungkan beberapa buah gambar benda dan ditujukan untuk satu pengertian sifat atau keadaan; seperti untuk penulisan karta 'siang' digunakan gambar matahari yang sedang memancarkan sinarnya, untuk melukiskan kata 'lapar', digambarkan sebuah tangan yang terletak didepan mulut.
c. Tulisan Potongan
Proses Pictographic Writing seperti disebutkan diatas, oleh Naji Zainuddin, adalah merupakan proses ketiga, yang ia sebut dengan Tulisan Potongan. Menurutnya tulisan ini masih berbentuk gambar (bersifat konkrit), akan tetapi sudah dipotong untuk kebutuhan pengungkapan satu suku kata, seperti gambar 'tangan ' untuk menuliskan kata yang berawalan yad ('yad' artinya : tangan ) (Zainuddin,1974:20). Kata Yadhas, Yadhar dan semacamnya, memakai tanda kanji yang sama yaitu 'tangan' dengan tambahan lambang pada susku kata berikutnya.
d. Tulisan bunyi.
Perkembangan selanjutnya ialah Tulisan Bunyi, yaitu tulisan yang mempergunakan gambar sebagai lambang bunyi permulaan suatu sukukata pada kalimat. Proses ini juga disebut sebagai proses abstraksi yang pada dasarnya menemukan sifat atau peristiwa bunyi dan detail satu bunyi diujudkan dengan suatu tanda.
e. Alphabetis.
Meningkatnya cara berfikir manusia, pada gilirannya telah menuntut perubahan-perubahan pada tulisan yang digunakan, setelah mana tulisan yang digunakan dirasakan kurang efektif lagi. Proses alphabetis (hijaiy), merupakan tingkat pengabstraksian lebih lanjut dari proses-proses sebelumnya. Pada tingkat ini mulai dilakukan pemisahan tanda terhadap bunyi yang berbeda pada suatu suku kata itu. Pembedaan tanda bunyi suku kata pada tingkat ini telah melahirkan tanda-tanda vokal, di mana sebelumnya yang ditandai pada awal suku-kata adalah bunyi-bunyi konsonan saja. Kemudian karena sulitnya membedakan bunyi awal suku kata yang sama, dilakukan pula usaha untuk membedakan bunyi-bunyi itu dengan memberi tanda-tanda tertentu. Tanda inilah yang disebut huruf-huruf vokal.
Dengan proses ini menjadi lengkaplah tercipta lambang dari setiap bunyi yang keluar dari mulut (lambang oral). Lambang-lambang itu kemudian kemudian disusun sedemikian rupa dan dibedakan antara lambang-lambang konsonan dan lambang-lambang vokal. Susunan lambang-lambang ini disebut dengan alphabet.
Tulisan tertua
a. Tulisan Sumeria
Dari penemuan-penemuan tertulis disekitar wilayah lembah Mesopotamia telah membuktikan bahwa orang-orang Sumeria yang mendiami wilayah ini beberapa ribu tahun sebelum Masehi, telah menggunakan sejenis tulisan gambar. Tulisan ini digunakan oleh orang-orang Sumeria dan mendapatkan perkembangan dizaman Babylonia sebagai pewaris peradaban Sumeria, kemudian oleh bangsa Assyiria yang menggantikannya.
Penemuan 'kitab' undang-undang Hammurabi, telah membuka pengetahuan kita tentang tulisan yang digunakan di kerajaan Babylonia, setidaknya pada masa pemerintahan Hammurabi, yang besar itu. Undang-undang Hammurabi ini ditemukan oleh seorang sarjana Perancis pada tahun 1901 (Mansur,tt:157;Gottschalk,1986:86). Undang-undang ini ditulis pada sebuah tugu batu bersegi delapan dengan ketinggian 20 meter dan berisikan undang-undang dan peraturan yang terdiri dari 282 bab.
Studi-studi yang dilakukan terhadap tugu batu itu pada akhirnya berhasil menyingkapkan misteri tulisan yang mirip jejak-jejak paku yang berjejer pada setiap segi dari tugu ini. Para ahli berhasil membaca dan menemukan beberapa informasi yang sangat penting bagi penelitian sejarah selanjutnya tentang peradaban masyarakat di lembah Mesopotamia.
Orang-orang Sumeria yang mendiami lembah Mesopotamia ini diperkirakan telah mempergunakan tulisan dalam sistem komunikasi mereka semenjak 3300 tahun sebelumnya.
b. Tulisan Mesir Kuno
Mesir, setidaknya dalam waktu yang hampir bersamaan dengan peradaban di wilayah Mesopotamia, juga telah mencapai puncak peradaban yang tinggi. Dari beberapa penggalian arkeologis yang dilakukan di daerah-daerah lembah sungai Nil telah membuktikan bahwa rakyat Mesir pada masa lebih kurang 3000 tahun sM. telah maju dalam segala lapangan kebudayaan.
Salah seorang perwira Insinyur yang dibawa oleh Napoleon Bonaparte ke Mesir, Kapten M. Boussard, melakukan penggalian di dekat pelabuhan Rasyid (Rosetta). Ia menemukan sekeping batu berukir yang panjangnya 3,5 kaki, lebar 2,5 kaki dan dengan ketebalan 1 kaki. Batu ini kemudian dikenal dengan Batu Rasyid (Rosetta Stone). Batu ini menjadi lebih penting setelah dilakukan penelitian terhadap ukiran-ukiran yang ada di dalamnya, ternyata ada tiga kelompok tulisan yang terdiri dari : pada bahagian bawahnya adalah huruf-huruf Greek sebanyak 54 baris dan dua kelompok tulisan Mesir Kuno pada bahagian atasnya. Huruf-huruf Greek itu dapat dikenali dengan baik. Ia berisikan sebuah dekrit yang bertarikh 18 Mesir (27 Maret) tahun 196 sM. Dekrit ini ditulis oleh pendeta-pendeta kuil Memphis sebagai penghormatan mereka terhadap pengusaha Greek di tanah Mesir saat itu, yaitu Ptolemy Ephipanes (205-181 sM.).
c. Tulisan Tionghoa
Pengetahuan tentang peradaban bangsa Tionghoa purba terungkap dengan dilakukannya penggalian-penggalian arkeologis oleh sejumlah ahli di wilayah ini. Pada awal abad kedua puluh ini telah dilakukan penggalian di daerah Honan, sebuah daerah tua yang terletak di bagian utara sungai Kuning (Hoang Ho). Di daerah ini terdapat sebuah timbunan tanah yang oleh bangsa Tionghoa disebut dengan "Timbunan Tanah Yin". Sejumlah benda-benda purbakala, seperti tulang-belulang serta piring-piring yang terbuat dari kulit penyu, berhasil ditemukan pada penggalian ini.
Hasil penemuan ini menjadi penting, setelah diketahui bahwa goresan-goresan yang menghiasi tulang belulang dan piring-piring kulit penyu itu adalah merupakan tulisan yang digunakan oleh masyarakat Tionghoa purba di lembah sungai Hoang Ho itu. Tulisan ini ditulis oleh para ahli nujum yang meramalkan kejadian-kejadian yang bakal terjadi. Berbagai aspek kehidupan masyarakat, seperti perjalanan, perburuan, panen, pemerintahan dan sebagainya dapat diketahui dari goresan-goresan itu. Ini pada umumnya adalah jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh orang-orang yang membutuhkan bantuan (ramalan) dari para ahli nujum itu.
Tulisan yang berupa goresan-goresan ini akhirnya dapat dirumuskan dan diklassifikasikan sebagai tulisan gambar, karena ternyata sebagian dari lambang-lambang yang dipakai masih berupa gambar konkrit, meskipun ada juga terdapat lambang gambar yang sudah disederhanakan. Penemuan ini akhirnya berkesimpulan bahwa tulisan seperti ini digunakan di masa dinasti Syang (1550-1050 sM.).
2. Minat Menulis
Minat adalah gejala psikis yang menunjukan pemusatan perhatian terhadap suatu
objek,( Tijan, 1977: 71). Menurut Crow dan Crow (1989: 303) minat bisa berhubungan
dengan daya gerak yang mendorong seseorang untuk menghadapai atau berurusan
dengan orang lain, benda, atau kegiatan atau bisa sebagai pengalaman yang efektif yang
dirangsang oleh kegiatan itu sendiri.
Hilgard dalam Slameto (2003: 57) menyatakan minat adalah kecenderungan yang
tetap untuk memperhatikan dan mengenang beberapa kegiatan. Kegiatan yang diminati
seseorang, diperhatikan terus menerus yang disertai rasa senang. Jadi berbeda dengan
perhatian karena perhatian sifatnya sementara (tidak dalam waktu yang lama an belum
tentu diikuti rasa senang, sedangkan minat selalu diikuti diikuti perasaan senang dan dari
situ diperoleh kepuasan.
Minat merupakan suatu perangkat mental yang terdiri dari suatu campuran antara
perasaan, harapan, pendirian, prasangka, rasa takut, atau kecenderungan-kecenderungan
lain yang mengarahkan seseorang, kepada suatu pilihan tertentu (Mapiarre dalam http://www.1.bkkpenabur.or/jurnal/04/017-035.pdf).
The Liang Gie (1994: 28) minat berarti sibuk, tertarik atau sepenuhnya dengan sesuatu kegiatan karena menyadari pentingnya kegiatan itu.
Menurut Hasani (2005: 1) menulis adalah aktivitas seseorang dalam menuangkan ide-ide, pikiran, dan perasaan secara logis dan sistematis dalam bentuk tertulis sehingga pesan tersebut dapat dipahami oleh para pembaca.
Menulis adalah pengungkapan ide, pengetahuan ilmu dan pengalaman hidup
seseorang dalam bahasa tulis ( . Slamet, 2008 : 97 ).
3. Tujuan menulis
Tujuan menulis dapat bermacam-macam, bergantung pada ragam tulisan. Secara umum, tujuan menulis dapat dikategorikan sebagai berikut:
1. Memberitahukan atau Menjelaskan: Tulisan yang bertujuan untuk memberitahukan atau menjelaskan sesuatu biasa disebut dengan karangan eksposisi.
2. Meyakinkan atau Mendesak: Tujuan tulisan terkadang untuk meyakinkan pembaca bahwa apa yang disampaikan penulis benar sehingga penulis berharap pembaca mau mengikuti pendapat penulis.
3. Menceritakan Sesuatu: Tulisan yang bertujuan untuk menceritakan suatu kejadian kepada pembaca disebut karangan narasi.
4. Mempengaruhi Pembaca: Tujuan sebuah tulisan terkadang untuk mempengaruhi atau membujuk pembaca agar mengikuti kehendak penulis.
5. Menggambarkan Sesuatu: Sebuah tulisan digunakan untuk membuat pembaca seolah-olah melihat dan merasakan sesuatu yang diceritakan penulis dalam tulisannya.
Selain itu, tujuan menulis dapat juga ditinjau dari segi kepentingan pengarangnya. Menulis dari segi itu memiliki beberapa tujuan, yaitu sebagai berikut:
1. Tujuan penugasan: Ada kalanya sebuah tulisan dibuat khusus untuk memenuhi tugas yang diberikan.
2. Tujuan estetis: Tujuan ini biasanya dianut oleh para sastrawan. Mereka menulis dengan tujuan untuk menciptakan sebuah keindahan melalui tulisan yang dapat berbentuk puisi, cerpen, ataupun novel
3. Tujuan penerangan: Tujuan ini terkait dengan motivasi utama si penulis yang membuat tulisan untuk memberi informasi kepada pembaca.
4. Tujuan pernyataan diri: Sebuah tulisan terkadang dibuat untuk menegaskan siapa diri Anda.
5. Tujuan konsumtif: Ada kalanya sebuah tulisan diselesaikan untuk dijual dan dikonsumsi oleh para pembaca
B. KERANGKA BERFIKIR
C. HIPOTESIS
Berdasarkan penjelasan dan juga berbagai teori yang telah dijabarkan, dapat diambil dugaan sementara bahwa aplikasi wattpad dapat mempengaruh minat menulis seseorang.
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
A. SETTING PENELITIAN
Setting penelitian memuat unsur kapan dan dimana penelitian itu dilakukan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini ditujukan untuk mengetahu pengarus aplikasi wattpad terhadap minat menulis siswa kelas xi sma negeri 1 purworejo . penelitian ini diadakan di SMA Negeri 1 Purworejo. Penelitian ini dilakukan mulai dari bulan januari 2018 sampai maret 2018.
B. POPULASI DAN SAMPEL PENELITIAN
Dalam statistika, populasi adalah sekumpulan data yang mempunyai karakteristik yang sama dan menjadi objek inferensi,
Statistika inferensi mendasarkan diri pada dua konsep dasar, populasi sebagai keseluruhan data, baik nyata maupun imajiner, dan sampel, sebagai bagian dari populasi yang digunakan untuk melakukan inferensi (pendekatan/penggambaran) terhadap populasi tempatnya berasal. Sampel dianggap mewakili populasi. Sampel yang diambil dari populasi satu tidak dapat dipakai untuk mewakili populasi yang lain. (wikipedia )
Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Purworejo tahun pelajaran 2017/2018.
SMA Negeri 1 Purworejo merupakan sekolah yang sudah menerapkan budaya literasi dengan baik. Karena SMA Negeri 1 Purworejo memiliki peserta didik kelas XI yang banyak maka peneliti harus mengambil sampel untuk mengefektifkan penelitian. Sampel adalah sebagian kecil kelompok objek yang diambil dari keseluruhan kelompok objek yang dapat mewakili seluruh kelompok tersebut. Sampel dalam penelitian ini tergolong random sampling. Random sampling adalah teknik pengambilan sampel secara acak. Adapun jumlah sampel yang diambil dari penelitian ini berjumlah 70 siswa dari keseluruhan siswa kelas XI SMA Negeri 1 Purworejo
C. TEKNIK PENGUMPULAN DATA
1. Angket
Teknik pengumpulan data dalam penulisan karya tulis ilmiah adalah menggunakan Angket tertutup atau closed questionare,
Angket tertutup adalah angket yang jawabanya telah disediakan, responden tinggal memilih jawaban yang sesuai.
2. Kajian pustaka
Kajian pustaka merupakan ringkasan atau rangkuman dan teori yang ditemukan dari sumber bacaan atau literatur yang ada kaitannya tema yang akan diangkat dalam penelitian
D. INSTRUMEN DAN VARIABEL PENELITIAN
INSTRUMEN
1. Lembar angket
Media ini digunakan untuk menghimpun keterangan dari responden berupa jawaban dari beberapa pertanyaan yang diajukan penulis
2. Kartu data
Media ini digunakan untuk membantu mencari referensi bacaan yang ada di perpustakaan
3. Laptop
Media ini digunakan untuk mengetik karya tulis ini
4. Internet
Internet digunakan untuk mencari sumber-sumber yang digunakan untuk membantu menyusun karya tulis ini.
VARIABEL PENELITIAN
Variabel independen dalam penelitian ini adalah aplikasi wattpad, sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini adalah minat menulis siswa kelas XI SMA Negeri 1 Purworejo
E. TEKNIK ANALISIS DATA
Data yang didapat dari penulisan karya tulis ini diolah dengan menggunakan metode kualitatif. Melalui buku-buku, artikel-artikel, data yang didapat dari penyebaran angket, sebagai referensi didapat data yang selanjutnya dianalisis. Hasil analisis di sampaikan dalam bentuk kalimat deskripsi (kualitatif). Selanjutnya dari hasil penelitian melalui cara tersebut ditarik sebuah kesimpulan.
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
A. DESKRIPSI DATA
Penelitian berjudul “Pengaruh Wattpad terhadap Minat Menulis Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Purworejo” telah dilakukan dari bulan januari hingga maret 2018. penelitian ini melibatkan 73 responden. Respoden dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Purworejo. Penelitian ini melibatkan responden yang sesuai dengan dengan kriteria yang diinginkan peneliti. Aplikasi wattpad memberi pengaruh terhadap minat menulis siswa kelas XI SMA Negeri 1 Purworejo sebagai berikut.
1. Kertertarikan siswa kelas XI SMA Negeri 1 Purworejo terhadap penggunaan aplikasi Wattpad
a. Penggunaan aplikasi Wattpad oleh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Purworejo
Dalam penelitian ini, peneliti mengambil sampel siswa kelas XI SMA Negeri 1 Purworejo secara acak. Dari angket yang telah dibagikan, sebagian besar sudah pernah menggunakan aplikasi Wattpad. Adapun data yang diperoleh dari responden adalah sebagai berikut.
Gambar 4.1 Grafik penggunaan aplikasi Wattpad oleh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Purworejo
b. Hal yang dilakukan responden ketika menggunakan aplikasi Wattpad
Wattpad tidak hanya digunakan untuk membaca karya milik orang lain, tetapi juga dapat digunakan untuk membuat karya sendiri seperti artikel ataupun cerita. Dari angket yang telah diberikan, didaptakan data sebagai berikut.
Grafik 4.2 Gambar diagram yang menunjukan aktivitas responden ketika menggunakan aplikasi wattpad
c. Ketertarikan responden untuk membuat karya tulis sendiri melalui aplikasi Wattpad
Aplikasi ini memiliki fitur yang bagus dimana penggunanya dapat mempublikasikan karyanya sendiri dan dapat dibaca oleh pengguna lain. Dengan adanya fitur ini, mempengaruhi minat menulis responden. Data yang diperoleh dari responden adalah sebagai berikut.
Grafik 4.3 Gambar diagram yang menunjukan Ketertarikan responden untuk membuat karya tulis sendiri melalui aplikasi Wattpad
d. Alasan responden menggunakan aplikasi wattpad
Pengguna aplikasi wattpad memiliki alasan yang berbeda-beda. Sebagian besar responden menggunakan aplikasi wattpad ini dengan alasan dapat membaca karya tulis milik orang lain. Hal ini ditunjukan dengan data yang didapatkan dari responden sebagai berikut.
Grafik 4.5 Gambar diagram yang menunjukan alasan responden menggunakan aplikasi wattpad
e. Hal yang membuat responden tertarik untuk membuat karya di Wattpad
Berikut ini merupakan alasan responden yang membuat mereka tertarik untuk membuat karya tulis di wattpad. Sebagian besar menjawab dapat mendapatkan pembaca yang dapat mengapresiasi dan mengkritik karya tulis mereka
Grafik 4.6 Gambar diagram yang menunjukan alasan responden menggunakan aplikasi wattpad
2. Pengaruh aplikasi Wattpad terhadap minat menulis SMA Negeri 1 Purworejo
a. Pengaruh aplikasi wattpad terhadap minat menulis responden
Setelah menggunakan aplikasi wattpad, responden mengalami perubahan atau peningkatan minat untuk menulis atau membuat karya tulis sendiri. Sebagian besar responden tidak tertarik untuk membuat karya di wattpad. Hal ini ditunjukan dengan data yang didapatkan dari responden sebagai berikut.
Grafik 4.7 Gambar diagram yang menunjukan pengaruh aplikasi wattpad terhadap minat menulis responden
b. Ketertarikan responden untuk menjadi seorang penulis
Peningkatan minat menulis responden juga dipengaruhi oleh cita-cita atau keinginan mereka untuk menjadi seorang penulis. Sebagian besar responden menjawab bahwa mereka mungkin tertarik untuk menjadi seorang penulis. Hal itu dibuktikan dengan grafik sebagai berikut.
Grafik 4.8 Gambar diagram yang menunjukan ketertarikan responden untuk menjadi seorang penulis
3. Hal yang membuat responden malas untuk membuat karya tulis
Responden yang merupakan siswa SMA Negeri 1 Purworejo memiliki berbagai alasan yang membuat mereka seringkali malas untuk membuat karya tulis. Sebagian besar merasa malas untuk membuat karya tulis karena mereka tidak memiliki ide yang digunakan untuk menulis suatu cerita atau artikel. Hal ini dibuktikan dengn data sebagai berikut.
Grafik 4.9 Gambar diagram yang menunjukan hal yang membuat responden malas untuk membuat karya tulis
B. PEMBAHASAN
Berdasarkan data yang diperoleh, dapat dihasilkan beberapa data sebagai berikut.
1. Kertertarikan siswa kelas XI SMA Negeri 1 Purworejo terhadap penggunaan aplikasi Wattpad
Siswa SMA Negeri 1 Purworejo memiliki ketertarikan yang cukup besar terhadapa adanya aplikasi wattpad ini. Lebih dari 50% responden pernah menggunakan aplikasi wattpad. Hal ini membuktikan bahwa aplikasi ini sudah banyak digunakan di kalangan siswa SMA Negeri 1 Purworejo. Dari angket yang telah diberikan, 77,1% responden hanya menggunakan aplikasi wattpad untuk membaca karya milik orang lain.14,3% responden menggunakan aplikasi wattpad untuk membaca karya orang lain dan juga membuat karya tulis sendiri. Sedangkan responden lain memberikan jawaban yang menunjukkan mereka belum pernah menggunakan aplikasi wattpad.
Aplikasi wattpad dapat digunakan untuk membaca karya orang lain dan juga membuat karya tulis sendiri dan dapat dipublikasikan. Dalam menggunakan aplikasi wattpad, sebanyak 38% responden tidak tertarik untuk membuat karya tulis di wattpad, 33,8% menjawab bahwa mereka mungkin tertarik untuk membuat karya sendiri di wattpad, dan 28,2% menjawab bahwa mereka tertarik untuk membuat karya di wattpad.
2. Pengaruh aplikasi Wattpad terhadap minat menulis SMA Negeri 1 Purworejo
Setelah menggunakan aplikasi wattpad, sebagian responden mengalami kenaikan minat untuk menulis atau membuat karya tulis sendiri sebesar 32,4%. Namun, sebanyak 36,6% responden tidak mengalami kenaikan minat untuk membuat karya tulis sendiri, sedangkan 31% responden menjawab mungkin.
Responden juga diberikan pertanyaan apakah mereka tertarik untuk menjadi seorang penulis atau tidak. Sebanyak 44,4% menjawab bahwa mereka mungkin tertarik untuk menjadi seorang penulis. 33,3 % dari responden tidak tertarik untuk menjadi seorang penulis. Dan 22,2% tertarik menjadi seorang penulis.
3. Hal yang membuat responden malas untuk membuat karya tulis
Banyak sekali penyebab responden malas untuk membuat sebuah karya tulis. Sebagian besar responden menjawab bahwa mereka malas untuk membuat karya tulis adalah karena mereka tidak memiliki ide. Sebagian responden lain menjawab alasan mereka malas membuat karya tulis adalah karena mereka lebih senang menggunakan waktu mereka untuk bermain gadget. Responden lain juga menjawab bahwa menulis tidak menunjang cita-cita mereka. Hal lain yang membuat mereka malas untuk menulis adalah mereka terlalu banyak tugas sekolah sehingga tidak memiliki waktu untuk membuat karya tulis.
BAB V
PENUTUP
A. Simpulan
Berdasarkan hasil beserta analisis dari penelitian yang telah dilakukan oleh penulis, dapat disimpulkan bahwa :
1. Siswa kelas XI SMA Negeri 1 Purworejo sudah banyak yang menggunakan aplikasi wattpad
2. Penggunaan aplikasi wattpad kurang efektif dalam peningkatan minat menulis siswa kelas XI SMA Negeri 1 Purworejo
3. Banyak alasan yang mendasari siswa kelas XI SMA Negeri 1 Purworejo malas untuk membuat karya tulis, salah satunya karena mereka tidak mempunyai ide.
B. Saran
Setelah melakukan penelitian beserta analisis hasilnya, penulis mendapat solusi dari masalah yang ditimbulkan. Adapun solusi dari masalah tersebut adalah
1. Penulis menjelaskan terhadap responden mengenai aplikasi Wattpad
2. Penulis mengharapkan pembaca untuk selalu melakukan kegiatan positif seperti membuat karya tulis
DAFTAR PUSTAKA
1. http://pokoe-mimpiku.blogspot.co.id/2013/05/teknik-pengumpulan-data-angket-atau.html#.WouqS2iCzIV
2. VEBMA.COM
4. Peningkatan Minat Dan Keterampilan Menulis Cerita Dengan Media Gambar Berseri Pada Siswa Kelas V Sdn Plosolor 02 Karangjati Ngawi Tahun 2008/2009 Oleh Sumirah S 840208222
5. Pengaruh Bermain Tuliskan Katamu Terhadap Minat Menulis Anak Usia 5-6 Tahun Di Paud Harapan Bangsa Pekanbaru Warnawati , Daviq Chairilsyah, Hukmi Muktar
6. Pengaruh Minat Membaca Terhadap Kemampuan Menulis Cerpen Islami Pada Forum Lingkar Pena (Flp) Cabang Semarang Oleh: Anisa Kusuma Wahdati 091211016
8. Upaya Meningkatkan Kemampuan Dan Minat Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas IV SDN 2 Barenglor Semester 2 Dengan Pendekatan Kontekstual Dan Media Pembelajaran Balon Misterius Tahun Pelajaran 2012/2013 Diajukan Oleh : Iisrohli Irawati Nim A54b090049http://bl103.ilearning.me/2017/05/19/karya-ilmiah-meningkatkan-kemampuan-dan-kemauan-menulis-di-kalangan-pelajar-dan-mahasiswa/
13. Karya tulis ilmiah pengaruh internet terhadap pola pikir remaja sman 1 purworejo
15. Komentarmu.com
16. Dosenbahasa.com
Comments
Post a Comment